Senin, 12 November 2012

Laporan dari Ketua Kelas .. Aug 21, '08 12:52 PM

Sejak naik kelas 3, Putri kebetulan terpilih jadi ketua kelas. Aku sendiri ga nyangka kenapa dia bisa kepilih karena biasanya dia suka ga mau ikut aktivitas keramaian . Tapi memang sih sejak TK dulu, dia selalu bilang ke gurunya kalau dia mau jadi PEMIMPIN, tapi ya dasar aku , sll kurang tanggap atau menganggap sambil lalu, jadinya ga kepikiran banget kalau Putri memiliki keberanian untuk mencalonkan diri untuk memimpin kelasnya.

Setelah aku pikir-pikir (emaknya terlalu banyak mikir sihhh  ), emang sih, putri itu ga nyaman berada dalam keramaian hanya bila dia menjadi PESERTA ...  tapi bila dia yang memimpin , maka dia sangat antusias dan akan sangat berusaha untuk meraih apa yang diinginkan. 

Seperti saat Famgath tahun ini, dia terlihat malas saat disuruh ikutan lomba yel2 antar kelas, aku sampai bingung buat membujuk, merayu dan ngasih wejangan macam2, sampai akhirnya sempat kesal karena Putri tetap ga mau ikut tanpa alasan yang jelas. Yaa biasalah dia selalu dengan kalimat saktinya "POKOKNYA GA MAU" ... 

Setelah aku cuekin dan dia mungkin melihat aku tidak suka dengan sikapnya, akhirnya dia ngalah dan mengucapkan sesuatu yang bikin aku ga enakkkk banget , "Ya udah bu, kalau ini bikin ibu senang, aku ikut deh lomba yel2 nya, aku mau latihan bareng temen2, anterin aku bu, tapi ibu jangan cemberut"  .

Whuaaa saat itu aku bagai ditampar.... aku tahu aku salah, aku salah salah salah bangettttt. Aku egois banget, ga ngerti dan memaksakan kehendak , dan aku ga bedanya dengan orang2 yang aku pernah nasehatin supaya jangan memaksakan kehendak sama anak .. ternyata tanpa sadar aku sendiri udah berlaku ga adil ama Putri, sampai dia merasa tertekan dan rela mengalah demi aku. Tidak nak.... ibu ngaku salah.... 

Akhirnya aku rangkul dia dan aku bawa dia ketempat sepi untuk melakukan "woman talk" (cieee).Aku ga malu bilang kalau aku salah, dan dia juga akhirnya mengungkapkan kenapa dia ga mau . Dia ga mau ikut lomba yel2 antar kelas, karena dia ga suka dengan yel2 itu, dia udah mengusulkan tapi ditolak, sedangkan yang dipakai adalah yel2 yang kurang bagus menurut dia. Oke... aku tahu sekarang alasannya , dan karena tahu alasannya itu, aku berusaha untuk meluruskan, bahwa tidak semua yang kita usulkan harus diterima orang lain, kita juga harus menghargai pendapat orang lain dan ikut ikhlas saat bukan usulan kita yang terpilih. Dan bukan berarti kita harus mundur, tapi tetap berpartisipasi dan legowo untuk melaksanakan apa yang sudah disepakati. Alhamdulillah dia mengerti dan kesepakatan pun tercapai, dia mau gabung dengan kelasnyaTANPA PAKSAAN apapun, dan aku janji tidak akan memaksakan kehendakku tanpa mencoba mengerti perasaan nya. 

Nah saat pemilihan ketua kelas kemarin, Putri cerita kalau Ustadz nya meminta siapa yang berani untuk memimpin kelas 3D ini, dan ternyata Putri berani dan mengajukan bersama2 dengan 4 orang lainnya yang semuanya adalah Ikhwan (laki2). Dan hasil voting menunjukkan bahwa Putri menang mutlak.... dan dia bangga sekali saat menceritakan ini padaku dimalam harinya 

Saat itupun aku menanyakan apa tugas seorang ketua kelas, dan dengan tegas dia menjawab bahwa dia bertanggung jawab untuk mengatur kelas, menjadikan kelas 3D sebagai kelas yang terbaik, disiplin , rapi dan berakhlak baik... Good girl 

Setiap malam saat laporan harian dengan sang Bunda, dia selalu antusias mengungkapkan kegiatannya di sekolah, terutama tentang peranannya sebagai ketua kelas, katanya walau lelah, tapi dia puas, karena bisa ngatur semua teman2nya yang walau pun pada badung tapi berhasil di taklukan oleh nya...  Begini kira2 ungkapannya semalam yang bikin aku kaget :

"bu, kaka tuh sebetulnya cape sih jadi ketua kelas, tapi ada enaknya juga, para ikhwan jd bisa kaka taklukin, kalo nakal kaka suruh tinggal diluar, kalo masih pada lari2an , kaka uber, trus kaka tarik leher bajunya, kaka bawa ke kelas dan kaka tutup pintu kelas, kalo ada yang berisik, kaka tereak supaya brenti berisik , kalo ada yang lari2 an dikelas , kaka marahin, pokoknya kaka puas deh , karena bisa tereak sama orang lain, jadi kalo kaka kesel dan pengen marah2 ama adek dirumah, kaka bisa lampiasin di sekolah "

Whatzzzz.... wahh ada yang salah nih.....  kudu rapat khusus berdua lagi nih....
Akhirnya khusus laporan dari putri aku skip dulu, dan dilanjut setelah adek2nya selesai laporan, dan malam itu kita berdua curhat lagi dan aku berusaha untuk meluruskan tugas sesungguhnya sang ketua kelas ... hhhhhhhh... cape deehhhh.....

Smalam sih Putri dah ngerti dan akan berusaha lebih baik dalam menerapkan kepemimpinan, tapi yaaaa kita tunggu laporannya hari ini, soale smalam curhat nya ga abis, krn emaknya teler dan Fadhl belom dapet giliran curhat (baca : nenen)  .... 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar