Akhirnya hari minggu tiba, ibu bahagia sekali karena artinya bisa ketemu kaka. dari semalam ibu bapak ga bisa tidur dan sepakat akan datang jam 8 dari rumah walau kesepakatan boleh di bawa pulang jam 10, tp gapapa aja ah
di perjalanan menjemput kaka, ibu ga bisa membayangkan apa yang akan kita lakukan, yang jelas ibu ingin memeluk dan mencium mu. Lalu kita bercerita sepuas2nya, hingga kaka puas dan ibu tau semua yang kaka lakukan di sana.
Lalu ibu menatap lantai 3, ada dirimu disana, berbaju coklat , cantikkkk sekali.... perasaan ibu berkecamuk, antara bahagia dan sedih. Bahagia karena akhirnya ibu kemballi menatap senyum manismu, sedih karena ibu tidak ada disisimu di hari2 mu.
Ekspresi pertamamu adalah senyum, itu benar2 melegakan perasaan ibu , karena setidaknya kamu survive disana. Lalu kamu berkisah bahwa kaka bisa mencuci semua pakaian kaka, bangun jam 3 pagi agar bisa mandi tanpa antri , makan apa adanya yang di siapkan , dan semua hal yang benar2 di luar dugaan ibu . Setetes air mata haru dan bangga ada di ujung mata bunda. bunda bangga sekali nak.
Pertemuan yang singkat ini ingin ibu isi dengan memenuhi semua kebutuhan kaka, dan sekali lagi kamu tunjukkan kedewasaan kamu, kaka tidak menuntut banyak, menerima semua dengan senyum... ibu bangga sekali dengan kaka.
Jam 3 terasa begitu cepat, kita harus kembali ke pondok, tangisan pedih akhirnya lepas dari mata indahmu, ibu mengerti ka, jika di perbolehkan, pasti kaka ingin kembali ke rumah, ada dekat ibu, bapak dan adik2, sekolah di sini dan menjalani kehidupan seperti yang lain. Tapi ingat kembali niat kita ya nak, ibu bapak ingin kaka menuntut ilmu syar'i yang benar, mendapat pergaulan yang baik , menjadi penghapal qur'an dan bisa menjadi pribadi mandiri . Coba bayangkan , jika kaka tetap ada disini , mana mungkin kaka mengerti mengurus diri sendiri, ibu bapak akan semakin memanjakan kakak, dan akibatnya akan tidak baik, kaka akan berat untuk bertahan dari terpaan dunia, kaka akan lemah saat menghadapi musibah, kaka akan mudah lalai atas segalanya.
Kita sama2 berat ka, tapi janji ya, kita akan menjalani dengan baik, apalagi liburan akan sebentar lagi, cuma 1 minggu lagi nak, ibu tengok kaka, trus hari kamisnya kaka sudah bisa libur dan main sama ibu dalam waktu lama. Sabar dan ikhlas, itu yang kita butuhkan... sedih dan pedih tidak akan bisa tertutupi, tapi setidaknya biarkan itu menjadi tanda cinta kita yang dalam hanya karena Allah.
Rajin dzikir dan murajaah ya nak, ibu juga kok, kita perdalam ibadah kita saja, jangan pikirkan nafsu yang mendera. Allah, Allah , dan hanya Allah.
Tadi kami tiba di bogor jam 7.30, kami mampir di mesjid bekasi dulu, karena tadi ibu lupa shalat ashar, trus mampir di cibubur buat shalat maghrib dan makan dulu. Nanti kita akan makan bareng lagi kok ka, jangan kecewa yaa...
nak, tidak ada yang bisa menggantikan sayang ibu, tegar, sabar, ikhlas ya nak..... ibu mencintai kaka karena Allah....
Write on 22 Juli 2012
edited, 20/03/2024
.png)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar