Senin, 12 November 2012

Satu Saat di Lain Masa Jan 4, '12 10:38 PM for Eva's networ

04 Januari 2000

Delapan belas jam perjuangan untuk bertemu denganmu. 
Erangan sakit yang ternyata tak tertahankan karena dirimu pertama bagiku. 
Tiada pernah aku merasa seperti saat ini, kesakitan terdalam yang mengoyak dinding angkuh
Menyadari bukan hanya saat ini, tapi dulu aku telah menyakiti tubuh tua seorang mama

Pukul 23.07, suara tangis pecah, pun membongkar semua kekuatanku,
Kupeluk mama seraya menghatur maaf dan cinta,
Kutatap gadis 2750 gram itu dengan rasa takjub tak ternyana
Ternyata dia yang pernah ada 39 minggu dalam tubuhku.

04 Januari 2005

Aku rasa diriku sudah lebih siap saat menerimamu
Aku lebih tenang dan sanggup mengatasi sakit dan tendangan berontakmu
Bahkan aku masih sempat menyaksikan pertandingan bola seraya menunggumu
Enam jam waktu yang cukup cepat untuk membebaskanmu
Pukul 04.20, menjelang subuh suaramu meledak
Memecah keheningan dan dingin fajar yang kan datang
Aku tersenyum menatap lelaki kecil itu,
Makhluk 3500 gram itu merangkak diatas dadaku....



04 Januari 2012

Syifa Rizquita Putri, telah menjadi gadis mungilku, 12 tahun sudah usiamu 
Tubuh kecil meninggi yang dengan lembut menemani adiknya bermain
Gadis kecil dengan lengkingan tangis keras itu bersuara lembut kini
Walau terkadang emosi dan amarah masih tertuang dikesehariannya.

                              

Maisaan Fabiansyah Putra, lelaki kecil itu telah 7 tahun saat ini
Usia yang masih sangat labil dan penuh umbaran air mata
Mulai terbina hapalan dan penanaman akhlak
Walau masih terlihat emosi yang selalu terkuak

Kalian anak-anakku, lahir sama dari tubuh rentaku, 
Jadilah kalian anak2 sholeh yang selalu taat beribadah
Bisa mempertanggungjawabkan usia yang ada
Meraih  ilmu yang banyak dan bermanfaat,
Lembutlah dalam akhlak dan sikap
Sehatlah dan jadilah manusia yang berguna bagi agama
Dan satu yang perlu kalian tahu
Ibu mencintai kalian karena Allah....


~~~~~~~~~~~~**********~~~~~~~~~~~~~~~

Wasiat Nabawi yang Penting bagi Anak-Anak

Dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma, beliau berkata, “Aku berada di belakang Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam pada suatu hari. Beliau berkata kepadaku, “Wahai anak, sesungguhnya aku akan ajari engkau beberapa kalimat:\
1.Jagalah Allah niscaya Allah menjagamu”
2.“Jagalah Allah, niscaya engkau akan dapati Allah di hadapanmu”
3.“Jika engkau meminta, mintalah kepada Allah. Jika engkau meminta bantuan, minta bantuanlah kepada Allah”.
4.“Ketahuilah, meskipun seluruh umat berkumpul untuk memberikan satu pemberian yang bermanfaat kepadamu, tidak akan bermanfaat hal itu bagimu, kecuali jika itu telah ditetapkan Allah. Dan jika mereka berkumpul untuk memudharatkanmu dengan sesuatu, maka mereka tidak dapat memudharatkanmu kecuali dengan sesuatu yang telah Allah tentukan”
5.“Pena-pena telah diangkat dan lembar-lembar telah kering”
(HR. At-Tirmidzi dan beliau berkata hadits ini hasan shahih).
Maksudnya, tawakkal kepada Allah disertai dengan mengambil sebab, karena Rasulullah bersabda kepada pemilik unta, “Ikatlah untamu kemudian bertawakkallah”. (Hadits hasan, riwayat At-Tirmidzi).
Pada riwayat selain At-Tirmidzi:
6. “Kenalilah Allah di masa lapang, maka Allah akan mengenalmu di masa sulit”.
7. “Ketahuilah bahwa apa yang (ditakdirkan) luput darimu tidak akan menimpamu dan apa yang (ditakdirkan) menimpamu tidak akan luput darimu”
8. “Ketahuilah bahwa pertolongan menyertai kesabaran”
9. “Sesungguhnya ada kelapangan bersama kesusahan”
10. “Dan sesungguhnya bersama dengan kesulitan itu ada kemudahan”
(Dihasankan oleh pentahqiq Kitab Jami’ul Ushul dengan penguat-penguat hadits tersebut).
Dinukil untuk http://ulamasunnah.wordpress.com dari buku Bagaimana Mendidik Putra-Putri Kita karya Asy Syaikh Muhammad bin Jamil Zainu, penerjemah: Abu Umar Al Bankawy, muroja’ah: Al Ustadz Ali Basuki, Lc)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar