Senin, 12 November 2012

Ujian dan Doa restu May 7, '12 12:22 PM for Eva's network

[pindahan dari MP]

May 7, '12 12:22 PM
for Eva's network

Sejak kecil kami terbiasa dan membiasakan diri untuk selalu meminta doa restu pada orangtua untuk apapun yang kami lakukan, terutama untuk sesuatu hal yang merupakan suatu keputusan. Hampir tiap kegiatan kami mencium tangan orangtua kami, berangkat sekolah, pulang sekolah, pergi ke pasar, atau kemana saja kami sedikit berpisah atau bertemu , maka kami akan selalu melakukan ritual itu. Dari kegiatan sederhana itu kami mendapatkan rasa nyaman dan indah dari limpahan sayang kedua orangtua kami. 

Itu pula yang kami terapkan kepada anak2 kami, dimana saat mereka menyentuh tangan kasar kami, bersamaan dengan itu kami kirimkan doa dan hembusan cinta kami kepada mereka, berharap mereka akan kuat dan berhasil menjalani kehidupan ini dengan sebaik-baiknya akhlak. Hal sederhana yang indah dan mudah2an akan terus kami turunkan kepada keturunan kami. 

Begitu pula dengan doa restu, kami sadar bahwa kami hidup dari ridha Allah melalui ridha orangtua. Apapun yang kami lakukan harus sepengetahuan mereka dan mendapatkan ijin darinya. Kami yakin bahwa dengan ijin mereka, keikhlasan mereka, maka kami akan mendapatkan kemudahan jalan.  

Dan pagi ini, dikala sang Putri menghadapi ujian Nasional nya, kami teringat akan hal itu, tatkala dia mencium tangan kami dan berucap, doakan kaka ya bun... ada sedikit tetesan airmata mendesak di ujung mataku. Satu langkah lagi dia akan menjalanji jenjang yang lebih tinggi, sebentar lagi dia mungkin akan meminta izinku untuk berkelana menuntut ilmu, sebentar lagi mungkin dia akan meminta restu ku untuk di pinang oleh calon imamnya. Dan elusan lembut di kepalanya mengantarnya menjalani hari ujian ini. 

Berangkatlah nak.... doa ibu selalu untukmu.... 
Jalanlah... tempuhlah ujianmu dengan tenang....
Masih akan banyak lagi ujian kehidupan menantang didepan
dan Ibu akan selalu ada untukmu...

Kuserahkan telepon genggamku padanya. "telponlah nini-mu, minta doa pula darinya, sepeerti ibu dulu selalu meminta restunya"

Sayup2 terdengar suara kecilnya menghubungi nini tercintanya, aku yang ada di kamar kembali menitikkan air mata... 
Mamah... cucu-mu sudah besar, doakan selalu kami, restui perjalanan hidup kami...

~~~~~~~~
Selamat menempuh Ujian Nasional anak2 ku tersayang... semoga selalu diberi kelancaran, kemudahan, ketenangan....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar